Anda butuh sertifikat bahasa Inggris cepat untuk melamar kerja, tapi bingung antara EF SET yang gratis atau Duolingo yang murah? Banyak yang akhirnya buang waktu karena pilih sertifikat yang ternyata tidak diakui HR. Mari kita bedah realita di lapangan agar Anda investasi waktu di tempat yang tepat.

Mengya Sertifikasi Online Jadi Pilihan Utama

Pandemi mengubah cara perusahaan menilai kandidat. Tes bahasa Inggris online kini diterima luas karena praktis dan cepat. Namun, tidak semua sertifikat diciptakan setara. Perbedaan antara yang dianggap serius dan sekadar formalitas sering tipis.

EF SET dan Duolingo English Test (DET) adalah dua pemain dominan di segmen ini. Keduanya menawarkan fleksibilitas, tapi filosofi dan penerimaannya berbeda jauh di mata rekruter.

EF SET: Gratis, Tapi Ada Harganya

EF SET menawarkan dua jenis tes: EF SET Standard (gratis, 50 menit) dan EF SET Plus (berbayar, 60 menit). Skor berkisar 1-100, langsung terkonversi ke level CEFR (A1 hingga C2). Hasilnya bisa di-share via link online.

Mekanisme Tes yang Transparan

Tes adaptif ini menyesuaikan tingkat kesulitan soal berdasarkan jawaban Anda. Formatnya konsisten: membaca dan listening saja. Tidak ada speaking atau writing. Anda bisa mengerjakan kapan saja, sebanyak yang diinginkan.

Kelemahan fatal ini: tanpa speaking/writing, HR curiga skor tidak merepresentasikan kemampuan komunikasi nyata. Banyak rekruter level menengah ke atas menganggap EF SET sebagai “screening awal” semata.

Baca:  Coursera Vs Udemy: Mana Sertifikat Yang Lebih Dilirik Hrd Startup?

Kredibilitas dan Penerimaan di Dunia Kerja

Data EF menunjukkan 4.000+ institusi menggunakan EF SET, tapi mayoritas adalah sekolah dan universitas. Untuk korporat, penerimaan terbatas pada perusahaan yang sudah bekerja sama dengan EF atau untuk posisi entry-level.

EF SET paling efektif sebagai “stepping stone” untuk melamar posisi junior atau internship. Jangan harap bisa menggantikan IELTS/TOEFL untuk posisi manajerial atau di perusahaan multinasional tier-1.

Keunggulannya: link hasil bisa diverifikasi secara real-time. Namun, karena gratis, stigma “mudah diakses” membuatnya terkesan kurang “elite” di mata beberapa hiring manager konservatif.

Duolingo English Test: Murah, Tapi Serius

Duolingo English Test (DET) menelan biaya $49 (sekitar Rp780.000) dan berlangsung 1 jam. Skor 10-160 dengan sertifikat resmi yang dikirim dalam 48 jam. Tes ini mencakup reading, writing, listening, dan speaking.

Mekanisme Tes yang Ketat

Anda haryi menyalakan kamera, mikrofon, dan layar penuh. AI mendeteksi kecurangan. Soal-soalnya adaptif dan cukup unik: mengetik kalimat yang didengar, menjawab pertanyaan lisan dalam 30 detik, menggambarkan gambar.

Format ini lebih mirip tes akademik tradisional. Kehadiran speaking test membuatnya jauh lebih credible di mata HR yang memang ingin tahu kemampuan komunikasi verbal Anda.

Kredibilitas dan Penerimaan di Dunia Kerja

Lebih dari 4.000 program akademik menerima DET, termasuk top-tier universities. Untuk dunia kerja, penerimaannya tumbuh pesat di startup tech dan perusahaan dengan hiring process modern.

Contoh konkret: perusahaan e-commerce besar di Indonesia mulai menerima DET untuk posisi product manager dan business development. Namun, perbankan tradisional dan perusahaan BUMN masih ragu dan lebih percaya TOEFL/IELTS.

Duolingo juga punya fitur “secured PDF certificate” dan verification portal yang bisa diakses rekruter. Ini penting untuk menghindari pemalsuan.

Perbandingan Head-to-Head: Data Nyata

Aspek EF SET Standard Duolingo English Test
Biaya Gratis $49 (±Rp780.000)
Durasi 50 menit 60 menit
Hasil Langsung 48 jam
Skala Skor 1-100 (CEFR) 10-160
Komponen Reading, Listening Reading, Listening, Writing, Speaking
Penerimaan Korporat Terbatas (entry-level) Menengah (startup, tech)
Verifikasi Link online Secured PDF + portal
Stigma “Tes gratisan” “Tes murah, tapi cukup serius”
Baca:  Review Langganan Coursera Plus: Hitung-Hitungan Worth It Atau Tidak Untuk Pemula?

Sudut Pandang HR: Apa yang Mereka Benar-Benar Cek?

Saya ngobrol dengan tiga HR manager dari sektor berbeda. Pola yang muncul jelas:

  • Startup & Tech: DET diterima, asal skor di atas 120. Mereka lebih peduli kemampuan komunikasi daripada sertifikatnya.
  • Korporat Multinasional (Non-Tech): Masih minta TOEFL/IELTS minimal 550 PBT/6.0. DET dipertimbangkan tapi sering diminta konfirmasi tambahan.
  • BUMN & Perbankan: Hampir pasti menolak sertifikat online. Mereka butuh tes dari lembaga fisik seperti ITP TOEFL.

Yang mengejutkan: sekitar 70% HR tidak tahu beda EF SET dan DET secara detail. Mereka cek skor, lihat komponen tes, lalu Googling kredibilitasnya. Duolingo lebih sering muncul di hasil pencarian akademik, memberikan sedikit keunggulan.

Rekomendasi Berdasarkan Profil Karirmu

Pilihannya bergantung pada posisi target dan budget waktu Anda.

Pilih EF SET Jika:

  • Anda fresh graduate melamar internship atau posisi admin entry-level.
  • Budget nol dan butuh sertifikat dalam hitungan jam.
  • Target perusahaan sudah secara eksplisit menyebut menerima EF SET.

Pilih Duolingo English Test Jika:

  • Anda melamar ke startup, tech company, atau perusahaan modern.
  • Memiliki budget terbatas tapi butuh sertifikat lengkap (semua skill).
  • Skor IELTS/TOEFL Anda sudah kadaluarsa dan butuh pengganti sementara.

Pilih Keduanya Jika:

Anda dalam mode agresif job hunting. Gunakan EF SET sebagai screening awal untuk apply massal, lalu ambil DET untuk perusahaan dream list. Strategi ini hemat dan efektif.

Kesimpulan: Investasi yang Tepat, Bukan yang Termahal

EF SET dan DET bukan pesaing, melainkan alat untuk tujuan berbeda. EF SET adalah tiket masuk ekonomis ke dunia kerja junior. DET adalah tiket murah ke dunia kerja modern yang mulai menghargai efisiensi.

Jangan percaya klaim “diterima di ribuan perusahaan” tanpa konteks. Cek job description spesifik. Email HR untuk konfirmasi. Karier Anda terlalu berharga untuk ditentukan oleh sertifikat yang salah paham.

Terakhir, ingat: sertifikat hanya membuka pintu. Kemampuan komunikasi nyata yang akan menutup kesepakatan. Fokus pada skill, bukan hanya skor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Review Langganan Coursera Plus: Hitung-Hitungan Worth It Atau Tidak Untuk Pemula?

Bayar $399 setahun untuk akses ribuan kursus terdengar menggiurkan, tapi seberapa sering…

Review Revou Mini Course: Sekadar Gimmick Marketing Atau Ada Ilmunya?

Anda lihat iklan RevoU Mini Course di LinkedIn untuk kesekian kalinya. Harga…

Review Sertifikasi Microsoft Office Specialist (Mos) Excel: Pentingkah Untuk Admin Kantor?

Sebagai admin kantor, Anda pasti sering menjumpai lowongan yang menuntut “mahir Microsoft…

Review Udacity Nanodegree: Kenapa Harganya Jauh Lebih Mahal dari Udemy?

Kalau kamu pernah bandingin harga kursus online, pasti pernah ngeliat Udemy di…